16 4 / 2014


Keren banget kan motonya? Utamakan Sholat dan Keselamatan Kerja.
Adalah Pak Budi Harta Winata yang pada Sabtu, 12 April 2014 kemarin memberikan ilmunya dalam Coaching Camp WHBS di Pusat Studi Jepang UI. Pak Budi adalah pemilik PT Artha Mas Graha Andalan, sebuah perusahaan konstruksi baja. Beliau menjalankan spiritual company di perusahaannya. Jika tiba waktu sholat, mesin dimatikan. “Padahal, kalau dihitung-hitung secara logis, saya bisa ‘rugi’ 25 juta saat mematikan mesin selama lima belas menit.” kata Pak Budi.
Tapi, sholat adalah bukan untung rugi. Ketika panggilan Allah telah datang, aktivitas keduniaan kita memang harus segera dihentikan. Karena seorang muslin bukan sekadar mengejar “yang banyak”, tetapi juga “yang berkah”. 

Keren banget kan motonya? Utamakan Sholat dan Keselamatan Kerja.

Adalah Pak Budi Harta Winata yang pada Sabtu, 12 April 2014 kemarin memberikan ilmunya dalam Coaching Camp WHBS di Pusat Studi Jepang UI. Pak Budi adalah pemilik PT Artha Mas Graha Andalan, sebuah perusahaan konstruksi baja. Beliau menjalankan spiritual company di perusahaannya. Jika tiba waktu sholat, mesin dimatikan. “Padahal, kalau dihitung-hitung secara logis, saya bisa ‘rugi’ 25 juta saat mematikan mesin selama lima belas menit.” kata Pak Budi.

Tapi, sholat adalah bukan untung rugi. Ketika panggilan Allah telah datang, aktivitas keduniaan kita memang harus segera dihentikan. Karena seorang muslin bukan sekadar mengejar “yang banyak”, tetapi juga “yang berkah”. 

(Source: dentykusuma, via akuana)

16 4 / 2014

"Tidak ada siapa pun
bisa menjadi apa pun
tanpa pernah melakukan kesalahan
dan mengambil pelajaran darinya."

Mario Teguh (via marioteguh)

16 4 / 2014

lutfiannisa:

Pantai itu indah.. Maha Karya dari yang Maha Kuasa.. 

(Source: innocenttmaan)

16 4 / 2014

arrizasyifaa:

Ketika Raja Faisal memutus pasokan minyak hingga negara-negara Barat mengalami krisis minyak pada Oktober 1973, ia melontarkan kalimat yang terkenal dan mengguncang dunia: “Kami dan leluhur kami telah mampu bertahan hidup hanya mengandalkan kurma
dan susu, dan kami akan kembali dengan cara itu lagi untuk bertahan hidup (tanpa bantuan barang-barang
dari Barat).”

Henry Kissinger, Menteri Luar Negeri AS, langsung mengunjungi Raja Faisal dan mencoba membujuknya untuk menarik keputusannya itu. Akan tetapi Raja Faisal hanya berkata dengan wajah penuh kebencian, “Hancurlah ISRAEL!”

Henry Kissinger mencoba melontarkan sebuah lelucon untuk menghibur sang Raja: “Pesawat saya kehabisan minyak, berkenankah yang mulia memerintahkan orang agar mengisinya dengan minyak kembali? Dan kami siap membayarnya dengan kurs internasional.”

Namun Sang Raja tak tertawa sedikitpun. Ia memandang Kissinger sambil berkata: “Dan aku hanyalah seorang lelaki tua yang menginginkan untuk dapat shalat dua rakaat di Masjid Al Aqsa sebelum aku mati; maka maukah engkau (Amerika) mengabulkan permintaanku ini?”

Foto di atas tampak fasih menggambarkan sikap Raja Faisal yang tak menyukai Kissinger dan Kissinger yang berusaha menarik hati Sang Raja. [knrp/im]

Sumber : www.muslimina.blogspot.com

arrizasyifaa:

Ketika Raja Faisal memutus pasokan minyak hingga negara-negara Barat mengalami krisis minyak pada Oktober 1973, ia melontarkan kalimat yang terkenal dan mengguncang dunia: “Kami dan leluhur kami telah mampu bertahan hidup hanya mengandalkan kurma
dan susu, dan kami akan kembali dengan cara itu lagi untuk bertahan hidup (tanpa bantuan barang-barang
dari Barat).”

Henry Kissinger, Menteri Luar Negeri AS, langsung mengunjungi Raja Faisal dan mencoba membujuknya untuk menarik keputusannya itu. Akan tetapi Raja Faisal hanya berkata dengan wajah penuh kebencian, “Hancurlah ISRAEL!”

Henry Kissinger mencoba melontarkan sebuah lelucon untuk menghibur sang Raja: “Pesawat saya kehabisan minyak, berkenankah yang mulia memerintahkan orang agar mengisinya dengan minyak kembali? Dan kami siap membayarnya dengan kurs internasional.”

Namun Sang Raja tak tertawa sedikitpun. Ia memandang Kissinger sambil berkata: “Dan aku hanyalah seorang lelaki tua yang menginginkan untuk dapat shalat dua rakaat di Masjid Al Aqsa sebelum aku mati; maka maukah engkau (Amerika) mengabulkan permintaanku ini?”

Foto di atas tampak fasih menggambarkan sikap Raja Faisal yang tak menyukai Kissinger dan Kissinger yang berusaha menarik hati Sang Raja. [knrp/im]

Sumber : www.muslimina.blogspot.com

(via aliyahani)

08 4 / 2014

08 4 / 2014

"Betapa pun baiknya dirimu kepada orang lain, sesekali engkau akan dihadapkan dengan orang yang berpendapat rendah sekali tentang dirimu.

Bersabarlah.

Dia hanya digunakan untuk menguji kesabaran dan keutuhan dari penghormatanmu kepada dirimu sendiri.

Janganlah bereaksi dengan buruk, dan membuktikan dia benar.

Engkau jiwa baik kecintaan Tuhan."

Mario Teguh (via marioteguh)

04 4 / 2014

"Jika Anda ingin berbahagia, berhentilah mencoba menjadi sempurna.

Anda tetap bisa menjadi yang terbaik, tanpa menjadi sempurna."

Mario Teguh (via marioteguh)

04 4 / 2014

01 4 / 2014

"Jika anda tidak mau ikut pemilu karena kecewa dengan pemerintah dan anggota DPR, atau parpol Islam, itu hak anda. Tapi jika anda dan jutaan yang lain tidak ikut pemilu (GOLPUT) maka jutaan orang fasik, sekuler, liberal, atheis akan ikut pemilu untuk berkuasa dan menguasai kita. Niatlah berbuat baik meskipun hasilnya belum tentu sebaik yang kita inginkan"

Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, MA. M.Phil

(via kurniawangunadi)

(Source: irfeel, via fithriutami)

01 4 / 2014

tausendsunny:

growing old with you :”

(Source: imsimplysansan, via otimd)